Selasa, 12 April 2011

Bismillah Dari Sahabat Abu Dzar Rodhiyallohu "anhu berkata :"telah bersabda Kepadaku Rosululloh Shollallohu 'Alaihi wasallam ; "maukah aku kabarkan kepadamu kata yang paling dicintai oleh Allah ? sesungguhnya kata yan paling dicintai oleh Alloh adalah Subhanallohi wa bihamdihi" riwayat muslim. wallahu a'lam. Barakallohu fiikum.

Jumat, 25 Maret 2011

Apa yang dilakukan oleh orang gagal ?

Apa yang dilakukan oleh orang gagal ?

Apa yang dilakukan oleh pecundang

Apa yang dilakukan oleh orang gagal ?

Dijelaskan oleh Robert Kiyosaki, orang yang takut kalah melakukan hal serupa dalam hidup. Kita semua mengenal :

1. Mereka yang mempertahankan perkawinan yang tidak lagi berlandaskan cinta.

2. Mereka yang menjalani pekerjaan tidak berprospek.

3. Mereka yang terus menyimpan pakaian tua serta “barang-barang” yang takkan pernah mereka pakai.

4. Mereka yang tetap tinggal di kota-kota dimana mereka tidak mempunyai masa depan.

5. Mereka yang tetap berteman dengan orang-orang yang menghalangi kemajuan mereka.

Dalam bahasa saya sendiri, seperti sebuah cerita orang Afrika menangkap monyet. Di Afrika ada satu suku yang makan monyet, mereka berburu monyet untuk dimakan. Cara berburu mereka bermacam-macam, ada yang menggunakan cara dipanah, ada yang disumpit, tapi yang paling menarik adalah ada yang menangkap dengan menggunakan kendi. Mereka mengikat kendi dari tembaga ke pohon atau batu yang besar. Kemudian diisi dengan kacang, Dan sebagian kacang ditaruh diluar. Begitu sang monyet melihat kacang tersebut, setelah dipastikan kanan kiri aman maka monyet tadi turun dan mulai memakan kacang tersebut. Dan ketika kacang diluar habis, monyet tersebut mulai melirik kacang yang ada di dalam kendi. Dan begitu tangan monyet tersebut masuk untuk mengambil kacang, begitu tangan monyet tadi menggenggam maka tangan monyet tersebut tidak bisa ditarik dari kendi yang tertali di pohon yang besar. Dan monyet tersebut tidak mau melepaskan “Let It Go” kacangnya. Akibatnya monyet tersebut tertahan terus tidak bisa pergi, bahkan sampai pemburu monyet datang tetap saja sang monyet tidak mau “Let it go”. Kapan monyet tersebut mau “Let it go” kacangnya? Yaitu ketika monyet tersebut mati disembelih. “Kenapa demikian?” Karena dia namanya “monyet!”.

Maka ada peribahasa bahasa Inggris, “You pay peanut, you get monkey”.

Banyak dari kita yang sudah tahu bahwa yang kita kerjakan sekarang tidak akan mambantu kita mencapai apa yang kita inginkan. Tetapi kita takut kehilangan “kacang” kita sampai kita disembelih (dipecat) baru kita berani “Let It Go”.

Orang yang berpikir “cari aman” adalah pikiran logis. Sebenarnya salah, karena itu adalah pikiran emosionil. Dan pikiran emosionil lah yang membuat orang “macet”di sebuah kuadran.

Jika orang tidak bisa mengendalikan pikiran emosi mereka, dan kenyataannya banyak yang tidak bisa, maka mereka sebaiknya tidak mencoba menyeberang. Robert Kiyosaki menganjurkan agar semua yang ingin menyeberang lebih dulu memastikan mereka mempunyai orang-orang yang akan selalu mendukung mereka, dan memiliki seorang pembimbing di sisi lain kuadran yang akan membimbing mereka.

Semoga bermanfaat,

Orang lain mencari artikel ini dengan keyword :

artikel Tung Desem Waringin (13), orang gagal (7), TUNG DESEM WARINGIN (4), artikel tung desem (3), kisah orang gagal (3), Orang orang gagal (2), cerita orang gagal (2), bahasa inggris tinggalkan zona nyaman (2), takut mengenal cinta (2), monyet (2)

Artikel Apa yang dilakukan oleh orang gagal ? ini dipersembahkan oleh TDWClub.com.

Sabtu, 19 Maret 2011

Penjualan Saham/Modal Usaha

Pertanyaan:

Assalamu 'alaikum.

Saya sedang menjalankan suatu bisnis, yaitu jual beli kredit dengan rekan kerja saya. Bisnis ini baru saya mulai awal bulan Maret ini. Saya sudah mengeluarkan uang lumayan besar untuk memulai bisnis ini. Di awal saya memulai bisnis, saya tidak ada kebutuhan mendesak terhadap uang saya, sehingga saya berani memulai. Namun beberapa hari kemudian, saya mendapati ada kebutuhan yang saya mendesak terhadap uang tersebut, namun memang beginilah risiko orang berbisnis.

Nah, untuk menghindari utang, kemudian saya menawarkan kepada teman saya untuk membeli "saham/modal" saya, terlebih lagi teman saya tersebut ingin ikut mengembangkan bisnis ini. Apakah penjualan "saham/modal" saya ini dibolehkan dalam Islam (dalam hal ini bukan digunakan untuk mengembangkan bisnis, tapi untuk kepentingan pribadi)? Kemudian bagaimana dengan perhitungan biaya operasional yang sudah saya keluarkan sebelum kerja sama dengan teman saya ini, apakah dibebankan kepada saya sendiri atau juga menjadi beban teman saya?

Jazakallah khairan atas jawabannya, Ustadz. Wassalamu' alaikum.

Jawaban:

Wa'alaikumussalam warahmatullahi wabarakatuh.

Alhamdulillah, salawat dan salam semoga senantiasa dilimpahkan kepada Nabi Muhammad, keluarga, dan sahabatnya.

Saudara Pandu Wijaya, semoga usaha yang Anda rintis menjadi berhasil dan berkah. Menjual sebagian saham usaha Anda adalah suatu hal yang diperbolehkan, dan caranya adalah: Anda tentukan (sepakati dengan calon pembeli) jumlah nilai aset dan seluruh kekayaan unit usaha yang telah Anda rintis, lalu dari nilai yang disepakati, Anda bisa menentukan harga jual saham yang Anda tawarkan kepada kawan Anda.

Adapun biaya operasional yang sudah Anda keluarkan selama ini, maka itu bisa diakomodir pada nilai jual unit usaha yang Anda rintis. Asalkan semua dijelaskan dengan transparan kepada calon pembeli, insya Allah, tidak masalah.

Wassalamu 'alaikum.

Dijawab oleh Ustadz Dr. Muhammad Arifin Badri
Artikel www.PengusahaMuslim.com

Mengkritisi Para Praktisi Ekonomi Syariah (Seri 2)

Kritikan kedua: konsep ekonomi Qarun

Perhatian para praktisi ekonomi konvensional atau syariat, hingga saat ini, hanya terpusat pada upaya mewujudkan keuntungan, menghindarkan kerugian, dan memeratakan kesejahteraan. Bahkan, ada yang bermimpi untuk melawan ketentuan Allah ta'ala, yaitu dengan menghapuskan kemiskinan hingga 0%!

أَهُمْ يَقْسِمُونَ رَحْمَةَ رَبِّكَ نَحْنُ قَسَمْنَا بَيْنَهُم مَّعِيشَتَهُمْ فِي الْحَيَاةِ الدُّنْيَا وَرَفَعْنَا بَعْضَهُمْ فَوْقَ بَعْضٍ دَرَجَاتٍ لِيَتَّخِذَ بَعْضُهُم بَعْضًا سُخْرِيًّا وَرَحْمَتُ رَبِّكَ خَيْرٌ مِّمَّا يَجْمَعُونَ



"Apakah mereka yang membagi-bagi rahmat Rabbmu? Kami telah menentukan antara mereka, penghidupan mereka dalam kehidupan dunia, dan Kami telah meninggikan sebagian mereka atas sebagian yang lain beberapa derajat, agar sebagian mereka dapat mempergunakan sebagian yang lain. Dan rahmat Rabbmu lebih baik dari segala sesuatu yang mereka kumpulkan." (QS. Az-Zukhruf:32)

Banyak praktisi ekonomi syariat melalaikan hubungan rezeki dengan Allah ta'ala. Karenanya, betapa sering kita mendengar luapan kekecewaan hati mereka. Menurut mereka, Singapura, Inggris, dan berbagai negara kafir lainnya telah lebih dahulu menjadi pusat ekonomi Islam dibanding Indonesia. (http://majalahekonomisyariah.com/index.php/web/news/index/2/125320961)

Padahal, tidak dapat diragukan bahwa negara-negara tersebut jauh dari dasar utama ekonomi syariat Islam ini. Apalah gunanya keuntungan besar bila para pelaku ekonomi jauh dari pijakan dan dasar ini? Keuntungan besar dan kesuksesan bisnis di dunia tidak cukup sebagai bukti bahwa sistem yang diterapkan telah selaras dengan syariat Islam.

Keuntungan yang besar bisa saja dicapai oleh orang-orang yang tidak beriman kepada Allah ta'ala, dan bahkan menerapkan konsep yang nyata-nyata bertentangan dengan agama Islam.

Ingatlah, bagaimana kisah Qarun; simbol saudagar sukses, tetapi karena konsep ekonominya tidak didasari oleh keimanan kepada Allah, maka ia menanggung kebinasaan dunia-akhirat.

قَالَ إِنَّمَا أُوتِيتُهُ عَلَى عِلْمٍ عِندِي أَوَلَمْ يَعْلَمْ أَنَّ اللَّهَ قَدْ أَهْلَكَ مِن قَبْلِهِ مِنَ القُرُونِ مَنْ هُوَ أَشَدُّ مِنْهُ قُوَّةً وَأَكْثَرُ جَمْعًا وَلَا يُسْأَلُ عَن ذُنُوبِهِمُ الْمُجْرِمُونَ



"Qarun berkata, 'Sesungguhnya, aku mendapatkan harta kekayaan itu hanya karena kecerdasanku.' Dan apakah ia tidak mengetahui bahwasanya Allah sungguh telah membinasakan umat-umat sebelumnya yang lebih kuat daripadanya dan lebih banyak kumpulan hartanya?" (QS. Al-Qashash:78)

Keimanan ini adalah syarat utama agar suatu sistem atau konsep dapat dinyatakan sebagai "syariat Islam". Secara lahir, bisa saja dua amalan serupa, tetapi pada hakikatnya, dua amalan itu sangat berbeda. Simaklah hadits berikut,

عَنْ أَبِى مُوسَى - رضى الله عنه - قَالَ جَاءَ رَجُلٌ إِلَى النَّبِىِّ - صلى الله عليه وسلم - فَقَالَ الرَّجُلُ يُقَاتِلُ لِلْمَغْنَمِ ، وَالرَّجُلُ يُقَاتِلُ لِلذِّكْرِ ، وَالرَّجُلُ يُقَاتِلُ لِيُرَى مَكَانُهُ ، فَمَنْ فِى سَبِيلِ اللَّهِ قَالَ « مَنْ قَاتَلَ لِتَكُونَ كَلِمَةُ اللَّهِ هِىَ الْعُلْيَا فَهُوَ فِى سَبِيلِ اللَّهِ متفق عليه



Abu Musa radhiallahu 'anhu mengisahkan, "Ada seorang lelaki yang menemui Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam, lalu ia bertanya, 'Ada seseorang yang berjuang, hanya karena ingin mendapatkan harta rampasan perang. Ada lagi yang berjuang demi popularitas, dan ada pula yang berjuang agar orang lain menyaksikan keberaniannya di medan perang. Siapakah dari mereka yang disebut 'berjuang di jalan Allah'?'

(Menjawab pertanyaan ini), Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda, 'Barang siapa yang berjuang demi menjadikan hukum Allah menjadi berjaya, maka ialah pejuang di jalan Allah.'" (Muttafaqun 'alaih)

Saudaraku, akankan Anda masih silau dengan derasnya dana-dana dari Timur Tengah yang mengalir ke Singapura atau Australia, setelah membaca dalil-dalil di atas dan merenungkan kisah Qarun?

Masih layakkah bagi umat Islam, terlebih para pakar ekonomi Islam, untuk merasa silau dengan beberapa konsep negara kafir yang tampak serupa dengan syariat Islam?

Perkenankan saya bertanya, "Menurut Anda, apakah sama antara orang yang tidak mencuri karena tidak memiliki kesempatan dengan orang yang tidak mencuri karena takut kepada Allah?"

Kritikan ketiga: penyebab kerugian usaha

Sepanjang sejarah, dunia usaha senantiasa dihiasi dengan kisah-kisah unik seputar keuntungan dan kerugian. Dua kenyataan--manis dan pahit--ini selalu bersandingan dan tidak pernah bisa dipisahkan. Kerugian usaha memiliki banyak faktor penyebab, dimulai dari kesalahan manusia, musibah, hingga dosa para pelaku usaha.

Gambaran mudah hubungan antara kerugian dengan dunia usaha, bagaikan seorang pengendara kendaraan dengan berbagai kecelakaan yang ia alami. Ia bisa saja mengalami kecelakaan, karena faktor kesalahannya, kerusakan pada kendaraan, atau kerusakan pada jalan. Tidak jarang pula, kecelakaan terjadi karena murni atas kekuasaan Allah, untuk menguji kadar keimanan pengendara kendaraan.

Karena itu, tidak perlu Anda berkecil hati bila suatu saat Anda mengalami kerugian usaha, padahal Anda rajin beribadah dan sepenuhnya menjalankan syariat Islam dalam perniagaan Anda.

Pada suatu hari, sahabat Abu Sa'id Al-Khudri radhiallahu 'anhu bertanya kepada Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam,

يَا رَسُولَ اللَّهِ أَىُّ النَّاسِ أَشَدُّ بَلاَءً؟ قَالَ: الأَنْبِيَاءُ . قُلْتُ: يَا رَسُولَ اللَّهِ ثُمَّ مَنْ؟ قَالَ: ثُمَّ الصَّالِحُونَ، إِنْ كَانَ أَحَدُهُمْ لَيُبْتَلَى بِالْفَقْرِ، حَتَّى مَا يَجِدُ أَحَدُهُمْ إِلاَّ الْعَبَاءَةَ يُحَوِّيهَا، وَإِنْ كَانَ أَحَدُهُمْ لَيَفْرَحُ بِالْبَلاَءِ كَمَا يَفْرَحُ أَحَدُكُمْ بِالرَّخَاءِ. رواه أحمد وابن ماجة وصححه الألباني



"Wahai Rasulullah, siapakah orang yang paling berat ujiannya?" Beliau menjawab, "Para nabi." Kembali, Abu Sa'id bertanya, "Wahai Rasulullah, selanjutnya siapa?" Beliau kembali menjawab, "Orang-orang saleh, ada dari mereka yang dicoba dengan kemiskinan, sampai-sampai ia tidak memiliki harta kekayaan kecuali baju yang melekat di badannya. Dan sungguh, ia berbahagia dengan kemiskinan yang ia melilitnya, layaknya engkau berbahagia dengan kelapangan (kemakmuran)." (HR. Ahmad dan Ibnu Majah; oleh Al-Albani dinyatakan sebagai hadits sahih)

Muhammad bin Sirin adalah seorang ulama besar yang berprofesi sebagai seorang saudagar. Akan tetapi, pada akhir hayatnya, beliau ditimpa pailit dan terlilit utang sebesar tiga puluh ribu dirham, sehingga beliau pun dipenjara. Beliau baru dapat terbebas dari penjara setelah salah seorang putranya, yang bernama Abdullah, melunasi utangnya.

Yang unik dan layak menjadi pelajaran dari kisah beliau, adalah pengakuannya tentang penyebab beliau ditimpa kerugian dan musibah ini. Beliau berkata, "Sesungguhnya, aku tahu penyebab diriku dililit utang, yaitu ucapanku kepada seseorang ketika 40 tahun silam, 'Wahai orang pailit...'" Tatkala kisah pengakuan ini sampai ke telinga Abu Sulaiman Ad-Darani, ia berkata, "Dosa-dosa mereka itu begitu sedikit, sehingga mereka mengetahui dari mana mereka ditimpa petaka. Sedangkan kita, dosa kita begitu banyak maka tidak heran bila kita tidak tahu, dosa manakah yang menyebabkan kita ditimpa musibah." (Hilyatul Auliya', 2:271, oleh Abu Nu'aim Al-Ashbahani)

Oleh karena itu, sudah sepantasnya bila para praktisi ekonomi Islam benar-benar mengembalikan urusan rezeki kepada Allah, sehingga kebahagian hidup yang merupakan cita-cita setiap umat Islam dapat tercapai, walau mungkin saja, urusan rezeki mereka kadang seret. Tidak sepantasnya, kebahagian dan kedamaian hidup umat Islam digantungkan sepenuhnya dengan urusan harta benda. Akan tetapi, sepantasnya digantungkan dengan Allah ta'ala. Bila Anda puas dengan karunia Allah maka kebahagian hidup pun menjadi milik Anda.

(إن اللَّهَ تَبَارَكَ وَتَعَالَى يبتلي عَبْدَهُ بِمَا أَعْطَاهُ فَمَنْ رضي بِمَا قَسَمَ الله عز وجل له بَارَكَ الله له فيه وَوَسَّعَهُ وَمَنْ لم يَرْضَ لم يُبَارِكْ له ولم يزده على ما كتب له (رواه أحمد والبيهقي وصححه الألباني



"Sesungguhnya, Allah yang Mahaluas karunia-Nya lagi Mahatinggi akan menguji setiap hamba-Nya dengan rezeki yang telah Ia berikan kepadanya. Barang siapa yang ridha dengan pembagian Allah 'Azza wa Jalla maka Allah akan memberkahi dan melapangkan rezeki tersebut untuknya. Barang siapa yang tidak ridha (tidak puas), niscaya rezekinya tidak akan diberkahi." (HR. Imam Ahmad; dinilai sahih oleh Al-Albani)

Sebaliknya, bila Anda berlari mengejar ambisi dan keserakahan dunia, niscaya Anda tidak akan pernah mengenyam kebahagian hidup, walau hanya sekejap mata.

(تَعِسَ عبد الدِّينَارِ وَعَبْدُ الدِّرْهَمِ وَعَبْدُ الْخَمِيصَةِ إن أُعْطِيَ رضي وَإِنْ لم يُعْطَ سَخِطَ تَعِسَ وَانْتَكَسَ وإذا شِيكَ فلا انْتَقَشَ (رواه البخاري



"Semoga pemuja dinar, dirham, dan baju sutra (pemuja harta kekayaan, pent.) menjadi sengsara! Bila diberi, ia merasa senang, dan bila tidak diberi, ia menjadi benci. Semoga ia menjadi sengsara dan semakin sengsara (bak jatuh tertimpa tangga pula), dan bila ia tertusuk duri, semoga tiada yang kuasa mencabut duri itu darinya." (HR. Bukhari)

Kritikan keempat: pembelanjaan harta

Saya tidak meragukan bahwa metode menghasilkan kekayaan dan keuntungan yang selaras dengan syariat Allah adalah bagian dari prinsip ekonomi Islam. Akan tetapi, itu hanyalah separuh dari syariat Islam dan belum seutuhnya, karena syariat Islam juga mengatur metode pembelanjaan harta kekayaan yang berhasil diperoleh.

Bisa saja Anda mendapatkan harta kekayaan dari jalur-jalur yang halal, namun karena salah membelanjakannya maka Anda tidak layak untuk menyandang predikat "ekonom muslim". Predikat "ekonom muslim" hanya dapat disandang oleh orang yang berhasil meraup keuntungan dari jalan-jalan yang halal, dan selanjutnya membelanjakannya dengan cara yang halal dan pada jalan yang halal.

Karenanya, dalam urusan ekonomi, Islam mengajarkan prinsip: dari mana engkau mendapatkan dan ke mana engkau belanjakan. Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda,

(لاَ تَزُولُ قَدَمَا عَبْدٍ يَوْمَ الْقِيَامَةِ حَتَّى يُسْأَلَ عَنْ عُمْرِهِ فِيمَا أَفْنَاهُ وَعَنْ عِلْمِهِ فِيمَا فَعَلَ وَعَنْ مَالِهِ مِنْ أَيْنَ اكْتَسَبَهُ وَفِيمَا أَنْفَقَهُ وَعَنْ جِسْمِهِ فِيمَا أَبْلاَهُ (رواه الترمذي وصححه الألباني



"Kelak, di hari kiamat, tidaklah kedua kaki setiap hamba dapat bergeser hingga ia mempertanggungjawabkan empat hal: tentang umurnya, untuk urusan apa ia habiskan; ilmunya, amalan yang ia lakukan dengannya; harta kekayaannya, asal-muasal ia mendapatkannya dan pembelanjaan yang dia lakukan dengannya; raganya, untuk urusan apa ia gunakan." (HR. At-Tirmidzi; oleh Al-Albani dinilai sebagai hadits sahih)

Hadits ini mengantarkan kita kepada satu kesimpulan besar: Ekonomi Islam hanya bisa diterapkan dan dimiliki oleh umat Islam. Dasar dari kesimpulan ini ialah karena orang-orang kafir atau negara kafir tidak mungkin mengindahkan syariat Islam dalam hal pembelanjaan harta kekayaan.

Dengan demikian, tidak sepantasnya bila umat Islam--dan para pakar ekonomi Islam secara khusus--hanya mencurahkan perhatian pada metode meraup keuntungan. Sudah saatnya pula, kita semua menggalakkan dan menyeru masyarakat Islam secara luas untuk mengindahkah syariat Islam dalam hal pembelanjaan harta kekayaan.

Bagaimana dengan diri Anda, Saudaraku? Sudahkah Anda mengindahkan syariat Allah dalam perekonomian? Dari mana Anda mendapatkan kekayaan dan ke mana Anda membelanjakannya?

Penutup

Saudaraku, apakah Anda mendampakan perekonomian umat tegak berdiri di atas syariat Islam? Menurut Anda, kapankah impian Anda ini dapat terwujud?

Tidak perlu khawatir, Saudaraku. Impian Anda mudah terwujud dan segera terwujud, insya Allah, bila Anda telah memulainya. Tiada perlunya Anda menanti orang lain yang memulai. Akan tetapi, Andalah yang sepantasnya menjadi pejuang terdepan. Dengan demikian, saudara-saudara Anda yang lainnya akan segera menyusul langkah Anda. Semoga paparan singkat ini bermanfaat bagi Anda, dan saya mohon maaf atas kekurangan dan kesalahan. Wallahu a'lam bish-shawab.



Artikel www.PengusahaMuslim.com

Mengkritisi Para Praktisi Ekonomi Syariah (Seri 1)

Alhamdulillah, shalawat dan salam semoga senantiasa dimpahkan kepada Nabi Muhammad, keluarga dan sahabatnya.

Bersama berjalannya waktu, kesadaran umat Islam akan pentingnya kembali kepada pangkuan agama mereka semakin terasa kuat dan membulat. Demikianlah dinamika kehidupan umat Islam sepanjang sejarah. Pasang surut ini selaras dengan pasang surut iman dan ketakwaan mereka.

Sebagaimana yang Anda rasakan, dalam beberapa kesempatan dan keadaan, Anda merasakan iman Anda bertambah, dan di lain kesempatan, Anda merasa iman Anda menurun dan mungkin juga loyo.

عن عبد الله بن عمرو بن العاص رضي الله عنهما قال : قال رسول الله صلى الله عليه وسلم : (إِنَّ الإِيْمَانَ لَيَخْلَقُ فِى جَوْفِ أَحَدِكُمْ كَمَا يَخْلَقُ الثَّوْبُ الْخَلِقُ فَاسْأَلُوا الله أَنْ يُجَدِّدَ الإِيْمَانَ فِى قُلُوبِكُم) .رواه الطبراني والحاكم

Sahabat Abdullah bin Amer bin Al-'Ash –semoga Allah meridhai keduanya-, mengisahkan, Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda, "Sungguh, iman itu dapat usang sebagaimana pakaian dapat menjadi usang. Karenanya mohonlah selalu kepada Allah agar memperbaharui iman yang ada dalam jiwamu." Riwayat Ath-Thabrani dan Al-Hakim.

Sejarah perjalanan umat Islam di negeri kita adalah salah satu buktinya. Seruan untuk menjadikan syariat Islam sebagai asas kehidupan dalam segala aspeknya terus bergemuruh dan menguat. Tidak heran bila saat ini segala yang berembel-embel islam atau syariat diminati dan bahkan laku dijual ke masyarakat. Dimulai dari partai Islam, sekolah Islam, dan lain sebagainya.

Di antara sektor yang menggeliat dengan kuat ialah sektor perekonomian. Karenanya, sudah menjadi pemandangan lumrah bagi Anda perbankan syariah, asuransi syariah, pegadaian syariah dan lain sebagainya. Sebagaimana Anda juga sering mendengar berbagai istilah yang biasa digunakan oleh para ulama ahli fikih, semisal: mudharabah, ijarah, syarikah, riba, istishna' dan lain sebagainya.

Perjuangan Menerapkan Ekonomi Syariah

Upaya dan perjuangan anak manusia di setiap masa, pastilah pantas untuk dikritisi, dengan demikian kesempurnaan dan keberhasilan segera dapat diwujudkan. Sikap kritis bertujuan untuk meneruskan keberhasilan dan memangkas kekurangan dan kesalahan.

(كُلُّ ابنِ آدَمَ خَطَّاءُ وَخَيْرُ الخَطَّائِينَ التَّوَّابُونَ. (رواه أحمد والترمذي وابن ماجة وصححه الحاكم

“Setiap anak Adam sering melakukan kesalahan, dan sebaik-baik orang yang bersalah adalah orang yang bertaubat (kembali kepada kebenaran).” Riwayat Ahmad, At-Tirmizy, Ibnu Majah, dan oleh Al-Albani dinyatakan sebagai hadits hasan.

Sudah sepantasnya bila kita sebagai umat Islam senantiasa bersama-sama mengkritisi perjuangan kita dalam menerapkan syariat Allat Ta'ala yang kita cintai.

Melalaui tulisan sederhana ini saya berusaha memberikan andil dalam meluruskan dan mengoreksi upaya penerapan syariat Islam dalam perekonomian umat. Menurut pengamatan saya terhadap fakta perkembangan ekonomi syariah yang berjalan di masyarakat, terdapat beberapa hal yang menjadikan penerapan ekonomi syariah berjalan di tempat.

Kritikan Pertama: Dominasi Sektor Keuangan

Saudaraku! Bila Anda bertanya kepada masyarakat luas tentang: Apa yang pertama kali terbayang di benak Anda setiap kali mendengar kata: ekonomi syariah?

Maka, biasanya yang terbetik pertama kali di benak kebanyakan dari mereka tentang ekonomi Islam ialah perbankan Islam, asuransi Islam, dan kalaupun melebar, ya tidak jauh-jauh dari seputar masalah zakat, wakaf dan yang semisal.

Tidak heran bila berbagai praktisi ekonomi syariat membuat pernyataan bahwa kadar ekonomi syariat di negeri kita hanya berkisar pada hitungan 2 % dari total ekonomi nasional. Perhitungan ini hanyalah berdasarkan pada jumlah dana masyarakat yang dikelola oleh perbankan syariat. Mereka melupakan berbagai praktik ekonomi syariat di pasar tradisional, pertanian, industri dan lainnya.

Gambaran sempit tentang ekonomi Islam yang ada di benak kebanyakan umat Islam ini, mungkin salah satu alasan yang menjadikan perhatian para praktisi ekonomi Islam saat ini hanya berkutat pada dunia perbankan atau sektor finansial.

Padahal sejatinya ekonomi Islam bukan hanya sektor finansial, akan tetapi juga mencakup sektor industri, perdagangan dan berbagai sektor riil lainnya. Dan bila Anda renungkan, niscaya Anda dapatkan bahwa sektor finansial senantiasa bergantung pada sektor-sektor riil. Bila demikian adanya, berbagai perjuangan dan upaya yang dicurahkan hanya akan menemui jalan buntu. Sebab, sektor keuangan seringnya tidak dan bahkan kadang kala tidak dibenarkan untuk terjun langsung ke sektor riil atau bisnis praktis yang dapat menghasilkan keuntungan halal.

Hal ini dikarenakan uang yang merupakan faktor utama sektor finansial, adalah alat untuk menjalankan roda ekonomi dan bukan sebagai objek perekonomian. Objek sejati perekonomian ialah barang atau jasa, yang selanjutnya dinilai dengan uang, dan bukan uang dinilai dengan uang.

Bila uang yang notabene adalah alat transaksi dan niaga dijadikan sebagai objek utama niaga, maka yang terjadi adalah riba, berbagai tindak spekulasi dan berbagai kekacaun.

Tidak heran bila berbagai kalangan mengkhawatirkan terjadinya over likuidasi pada sektor keuangan syariat yang ada. Di mana dana pihak ketiga mengalir begitu deras, akan tetapi sektor keuangan syariat tidak kuasa menyalurkannya kepada sektor riil. (Majalah MODAL edisi 19/II-MEI 2004, hal 25.)

Kekhawatiran ini cukup mendasar, sebab keuntungan yang didapat oleh kebanyakan sektor keuangan syariat saat hanyalah melalui penyaluran dana, dan bukan dari hasil niaga nyata.

Bila demikian, sudah sepantasnya saatnya para praktisi ekonomi Islam untuk memusatkan perhatian dan perjuangan mereka pada sektor industri, perniagaan praktis dan yang semisial. Dengan demikian, mereka benar-benar menghasilkan keuntungan dari perniagaan nyata dan bukan dari mempertukarkan uang dengan uang?

Artikel www.PengusahaMuslim.com

Perubahan Pada Tubuh Ibu Hamil Selama 0-12 Minggu(Trimester I)

Perubahan Tubuh Ibu Hamil di Trimester I kehamilannya.Pada bulan-bulan pertama kehamilan anda, mungkin tidak akan banyak orang yang mengerti bila anda sedang hamil,tapi sesungguhnya tubuh anda secara aktif bekerja untuk menyesuaikan bagi proses kehamilan ini.

Pada bulan-bulan pertama kehamilan anda, mungkin tidak akan banyak orang yang mengerti bila anda sedang hamil, karena belum terlihat perubahan yang nyata pada tubuh anda. Tapi sesungguhnya tubuh anda secara aktif bekerja untuk menyesuaikan secara fisik dan emosional bagi proses kehamilan ini.

Beberapa perubahan pada tubuh ibu hamil di trimester pertama ( 0 – 12 minggu) kehamilan :

* PEMBESARAN PAYUDARA
Payudara akan membesar dan kencang, ini karena pada awal pembuahan terjadi peningkatan hormone kehamilan yang menimbulkan pelebaran pembuluh darah dan memberi nutrisi pada jaringan payudara. Anda mungkin akan merasa BH atau bra anda terasa sesak dan tak nyaman lagi, sebaiknya anda mempersiapkan bra baru yang sesuai dengan ukuran baru ini untuk memberi kenyamanan dan dapat menyokong payudara anda. Tapi jangan buang yang lama, anda dapat menyimpannya karena payudara akan kembali ke ukuran sebelum anda hamil setelah anda berhenti menyusui nanti.
Dalam 3 bulan pertama ini, anda akan melihat juga daerah sekitar putting dan putting susu anda akan bewarna lebih gelap, dan karena terjadi peningkatan persediaan darah keseluruh tubuh maka daerah sekitar payudara akan tampak bayangan pembuluh-pembuluh vena dibawah kulit payudara anda.

* SERING BUANG AIR KECIL
Anda akan merasa lebih sering ingin buang air kecil, ini karena adanya pertumbuhan rahim yang menekan kandung kencing anda dan perubahan hormonal. Ingat jangan mengurangi pemasukan cairan / minum anda untuk mengatasi problem ini karena anda butuh cairan lebih pada saat hamil ini.Dan tetap jaga kebersihan anda.

* KONSTIPASI
Anda mungkin akan merasa kesulitan untuk buang air besar, hal ini karena peningkatan hormone progesterone yang menyebabkan relaksasi otot sehingga usus kurang efisien, juga Tablet Zat Besi (iron) yang diberikan oleh dokter biasanya memyebabkan masalah konstipasi ini selain itu zat besi tablet akan menyebabkan warna feses anda kehitaman, jangan kuatir.
Atasilah dengan banyak minum air, makanan yang berserat tinggi (sayuran dan buahan) serta olahraga.

* MORNING SICKNESS (MUAL MUNTAH)
Laporan menunjukkan bahwa separuh dari wanita hamil mengalami mual dan mulai pada bulan ke dua. Mual terhadap makanan tertentu, bahkan hanya karena mencium bau makanan tertentu saja. Hal ini karena adanya peningkatan hormonal.
Atasilah dengan makan dalam jumlah sedikit tapi sering, jangan makan dalam jumlah atau porsi besar hanya membuat anda mual.
Anda tak perlu kuatir kalau bayi anda tak cukup nutrisi. Di awal kehamilan ini kebanyakan wanita hamil hanya sedikit saja meningkat berat badannya dan ini tidak mempengaruhi perkembangan bayi anda.
Dan jangan kuatir biasanya keluhan mual-muntah akan menghilang pada akhir trimester pertama.

Hubungi dokter anda bila mual-muntah menjadi sangat hebat, sehingga anda tidak dapat makan atau minum apapun juga dan dapat menimbulkan kekurangan cairan/dehidrasi. (Hiperemesis gravidarum).

* MERASA LELAH
Anda akan merasa lelah, hal ini karena tubuh anda bekerja secara aktif untuk menyesuaikan secara fisik dan emosional untuk kehamilan ini. Juga peningkatan hormonal dapat mempengaruhi pola tidur anda. Carilah waktu untuk beristirahat sedapat mungkin.

* SAKIT KEPALA
Anda mungkin akan merasa sakit kepala yang lebih sering daripada biasa, hal ini mungkin karena rasa mual, kelelahan, lapar, tekanan darah rendah, dan dapat juga karena perasaan tegang atau bahkan depresi.
Atasilah dengan beristirahat, dan makanan dengan makan sedikit tapi sering biasanya dapat menolong, relaks. Bila sakit kepala semakin terasa berat secepatnya hubungi dokter anda. (pada kehamilan lanjut sakit kepala dapat menjadi tanda pre-eklampsia , yang biasanya disertai dengan peningkatan tekanan darah dan kaki-tangan bengkak)

* PUSING
Merasa pusing sering pada awal kehamilan hal ini karena adanya peningkatan tuntutan darah ke tubuh sehingga sewaktu anda berubah posisi dari tidur atau duduk ke posisi berdiri secara tiba-tiba, system sirkulasi darah kesulitan untuk beradaptasi.
Bila rasa pusing tetap timbul ketika anda sedang duduk, ini biasanya karena menurunnya level gula darah anda. Makanlah sedikit- sedikit tapi sering.
Bila anda sering merasa seperti ingin pingsan periksalah ke dokter anda kemungkinan anda anemia.

* KRAM PERUT
Pada trimester awal ini, anda mungkin mengalami kram perut atau kram seperti menstruasi atau rasa sakit seperti ditusuk yang timbul sebentar dan tidak menetap. Hal ini sering terjadi dan kemungkinan karena adanya pertumbuhan dan pembesaran dari rahim dimana otot dan ligament merenggang untuk menyokong rahim.

Yang harus diingat apabila kram perut yang timbul disertai perdarahan vagina, hubungi dokter anda segera, karena kedua tanda ini berhubungan dengan keguguran.

* MELUDAH
Jangan merasa malu bila anda merasa air ludah anda menjadi agak berlebih, hal ini biasa terjadi pada kehamilan biasanya pada ibu hamil yang mengalami morning sickness. Ini biasanya timbul pada trimester pertama tapi jarang terjadi.
Atasi dengan sikat gigi atau kocok mulut atau isap permen yang mengandung mint.
Mint dipercaya dapat mngurangi air ludah.

* EMOSIONAL
Pada trimester awal kehamilan ini juga terjadi mempengaruhi emosional menjadi tak stabil, hal ini karena adanya perubahan hormon dan juga rasa tanggung jawab baru sebagai seorang calon ibu.
Atasi : cobalah untuk mencari waktu untuk diri anda sendiri, bicarakanlah perasaan anda kepada orang terdekat atau dokter anda.
Dan untungnya, Tubuh pada akhirnya secara bertahap dapat beradaptasi terhadap perubahan hormonal ini sehingga membuat hidup lebih indah buat anda.

* PENINGKATAN BERAT BADAN
Pada akhir trimester pertama ini anda akan kesulitan untuk memasang kancing rok/celana panjang anda. Hal ini bukan berarti adanya peningkatan berat badan yang banyak tapi karena rahim anda berkembang dan memerlukan ruang dan ini semua karena pengaruh dari hormone estrogen yang menyebabkan pembesaran rahim dan hormone progesterone yang menyebabkan tubuh menahan air.

Jumat, 11 Maret 2011

KELADI TIKUS ATASI KANKER PAYUDARA

KELADI TIKUS ATASI KANKER PAYUDARA
Orang banyak mengenal keladi sebagai umbi talas yang bisa menjadi salah satu bahan untuk makanan. Jenisnya pun berbeda-beda. Di Papua, talas menjadi bahan makanan pokok. Namun, keladi tikus berbeda lagi dari yang biasa. Keladi tikus lebih banyak dijadikan bahan untuk obat tradisional.Keladi tikus (typhonium flagiliforme) mulai banyak dan semakin dikenal sebagai bahan untuk obat pembasmi kanker payudara. Di sebut keladi tikus karena ukurannya kecil daripada keladi biasa. Terna menahun ini berukuran tinggi 10 sampai 45 centimeter. Bagian yang lebih mirip binatang tikus adalah mahkota bunganya yang berwarna putih, berbentuk panjang kecil, mirip ekor tikus.

Tanaman berbatang basah ini banyak tumbuh di tempat terbuka pada ketinggian 1.000 meter di atas permukaan laut. Daun tunggalnya muncul dari umbi. Bentuk daunnya bulat denga n ujung meruncing berbentuk jantung. Warnanya hijau segar. Umbi keladi tikus ini berbentuk bulat rata sebesar buah pala. Bagian dalam maupun luar umbi berwarna putih. Untuk perkembangbiakannya, bisa menggunakan umbinya atau anakan yang tumbuh dari umbi tersebut. Pada musim kemarau, batangnya menghilang. Sedangkan pada musim hujan, umbuhan ini muncul lagi di atas permukaan tanah dari umbi yang terpendam di dalam tanah.

Menurut Potopoy Pasau yang banyak menggunakan keladi tikus sebagai obat tradisional, tanaman ini tak berdaun di musim panas seperti sekarang ini. Karena itu, ia merasa kesulitan menemukannya. Ia mengaku, untuk obat tradisional, ia tak mengembangbiakan sendiri, melainkan mencari di tempat-tempat tumbuhnya keladi tikus ini. ''Keladi tikus lebih banyak digunakan untuk pengobatan kanker, khususnya kanker payudara.
Bagian yang digunakan adalah seluruh tanamannya, baik daun, hingga ke umbinya. Semuanya digerus dan ditambah air sedikit. Air sari ngannya itu yang diminum rutin,'' ujar Patopoy. Tanaman ini terasa hangat, asam, dan beracun. Keladi tikus berkhasiat sebagai antiradang, antipembengkakan, dan dapat membekukan darah atau mengurangi pendarahan.

Karena mengandung racun, keladi tikus bisa menimbulkan gatal pada tenggorokan, mulut, dan kulit. Untuk mengatasi racun tersebut, perlu perlakuan khusus seperti mencucinya dalam air mengalir. Selain itu, bisa juga ditambahkan madu untuk menghilangkan gatal di mulut. Keladi yang punya nama laoshu yu (Tionghoa) itu ternyata sudah banyak digunakan dan dibuat dalam obat paten. Obat itu dibentuk dalam tablet. Hanya saja, untuk penyakit yang parah, konsultasi ke dokter tetap dianjurkan. Untuk pemakaian luar, seluruh tanaman keladi tikus dicampur beberapa bahan lain, dihaluskan dan ditempelkan pada bagian yang sakit. Sedangkan, untuk pemakaian dalam, sebanyak 50 gram keladi tikus dam bahan lainnya dihaluskan, ditambah air matang, disaring dan diminum.

Beberapa penyakit bisa diatasi dengan pengobatan luar dengan keladi tikus. Contohnya saja, pertolongan pertama untuk gigitan lipan atau ular, radang kulit (pyoderma), bisul (furunculus), tumor yang berasal dari pembuluh darah (hemangioma), luka, borok, koreng, dan patek (frambusia). Penyakit yang bisa diatasi lewat pemakaian dalam antara lain kanker payudara. Untuk penyakit ini, digunakan seluruh bagian tanaman keladi tikus, dihaluskan dan ditambah 40 cc air matang, lalu disaring. Bisa ditambahkan madu ke dalamnya. Diamkan selama 30 menit sebelum makan. Larutan itu diminum rutin tiga kali sehari. Hanya saja, bagi penderita gangguan lambung, larutan ini diminum setelah makan. (wed)

Sumber: Republika online, Selasa, 12 Agustus 2003.

Selasa, 12 April 2011

Bismillah Dari Sahabat Abu Dzar Rodhiyallohu "anhu berkata :"telah bersabda Kepadaku Rosululloh Shollallohu 'Alaihi wasallam ; "maukah aku kabarkan kepadamu kata yang paling dicintai oleh Allah ? sesungguhnya kata yan paling dicintai oleh Alloh adalah Subhanallohi wa bihamdihi" riwayat muslim. wallahu a'lam. Barakallohu fiikum.

Jumat, 25 Maret 2011

Apa yang dilakukan oleh orang gagal ?

Apa yang dilakukan oleh orang gagal ?

Apa yang dilakukan oleh pecundang

Apa yang dilakukan oleh orang gagal ?

Dijelaskan oleh Robert Kiyosaki, orang yang takut kalah melakukan hal serupa dalam hidup. Kita semua mengenal :

1. Mereka yang mempertahankan perkawinan yang tidak lagi berlandaskan cinta.

2. Mereka yang menjalani pekerjaan tidak berprospek.

3. Mereka yang terus menyimpan pakaian tua serta “barang-barang” yang takkan pernah mereka pakai.

4. Mereka yang tetap tinggal di kota-kota dimana mereka tidak mempunyai masa depan.

5. Mereka yang tetap berteman dengan orang-orang yang menghalangi kemajuan mereka.

Dalam bahasa saya sendiri, seperti sebuah cerita orang Afrika menangkap monyet. Di Afrika ada satu suku yang makan monyet, mereka berburu monyet untuk dimakan. Cara berburu mereka bermacam-macam, ada yang menggunakan cara dipanah, ada yang disumpit, tapi yang paling menarik adalah ada yang menangkap dengan menggunakan kendi. Mereka mengikat kendi dari tembaga ke pohon atau batu yang besar. Kemudian diisi dengan kacang, Dan sebagian kacang ditaruh diluar. Begitu sang monyet melihat kacang tersebut, setelah dipastikan kanan kiri aman maka monyet tadi turun dan mulai memakan kacang tersebut. Dan ketika kacang diluar habis, monyet tersebut mulai melirik kacang yang ada di dalam kendi. Dan begitu tangan monyet tersebut masuk untuk mengambil kacang, begitu tangan monyet tadi menggenggam maka tangan monyet tersebut tidak bisa ditarik dari kendi yang tertali di pohon yang besar. Dan monyet tersebut tidak mau melepaskan “Let It Go” kacangnya. Akibatnya monyet tersebut tertahan terus tidak bisa pergi, bahkan sampai pemburu monyet datang tetap saja sang monyet tidak mau “Let it go”. Kapan monyet tersebut mau “Let it go” kacangnya? Yaitu ketika monyet tersebut mati disembelih. “Kenapa demikian?” Karena dia namanya “monyet!”.

Maka ada peribahasa bahasa Inggris, “You pay peanut, you get monkey”.

Banyak dari kita yang sudah tahu bahwa yang kita kerjakan sekarang tidak akan mambantu kita mencapai apa yang kita inginkan. Tetapi kita takut kehilangan “kacang” kita sampai kita disembelih (dipecat) baru kita berani “Let It Go”.

Orang yang berpikir “cari aman” adalah pikiran logis. Sebenarnya salah, karena itu adalah pikiran emosionil. Dan pikiran emosionil lah yang membuat orang “macet”di sebuah kuadran.

Jika orang tidak bisa mengendalikan pikiran emosi mereka, dan kenyataannya banyak yang tidak bisa, maka mereka sebaiknya tidak mencoba menyeberang. Robert Kiyosaki menganjurkan agar semua yang ingin menyeberang lebih dulu memastikan mereka mempunyai orang-orang yang akan selalu mendukung mereka, dan memiliki seorang pembimbing di sisi lain kuadran yang akan membimbing mereka.

Semoga bermanfaat,

Orang lain mencari artikel ini dengan keyword :

artikel Tung Desem Waringin (13), orang gagal (7), TUNG DESEM WARINGIN (4), artikel tung desem (3), kisah orang gagal (3), Orang orang gagal (2), cerita orang gagal (2), bahasa inggris tinggalkan zona nyaman (2), takut mengenal cinta (2), monyet (2)

Artikel Apa yang dilakukan oleh orang gagal ? ini dipersembahkan oleh TDWClub.com.

Sabtu, 19 Maret 2011

Penjualan Saham/Modal Usaha

Pertanyaan:

Assalamu 'alaikum.

Saya sedang menjalankan suatu bisnis, yaitu jual beli kredit dengan rekan kerja saya. Bisnis ini baru saya mulai awal bulan Maret ini. Saya sudah mengeluarkan uang lumayan besar untuk memulai bisnis ini. Di awal saya memulai bisnis, saya tidak ada kebutuhan mendesak terhadap uang saya, sehingga saya berani memulai. Namun beberapa hari kemudian, saya mendapati ada kebutuhan yang saya mendesak terhadap uang tersebut, namun memang beginilah risiko orang berbisnis.

Nah, untuk menghindari utang, kemudian saya menawarkan kepada teman saya untuk membeli "saham/modal" saya, terlebih lagi teman saya tersebut ingin ikut mengembangkan bisnis ini. Apakah penjualan "saham/modal" saya ini dibolehkan dalam Islam (dalam hal ini bukan digunakan untuk mengembangkan bisnis, tapi untuk kepentingan pribadi)? Kemudian bagaimana dengan perhitungan biaya operasional yang sudah saya keluarkan sebelum kerja sama dengan teman saya ini, apakah dibebankan kepada saya sendiri atau juga menjadi beban teman saya?

Jazakallah khairan atas jawabannya, Ustadz. Wassalamu' alaikum.

Jawaban:

Wa'alaikumussalam warahmatullahi wabarakatuh.

Alhamdulillah, salawat dan salam semoga senantiasa dilimpahkan kepada Nabi Muhammad, keluarga, dan sahabatnya.

Saudara Pandu Wijaya, semoga usaha yang Anda rintis menjadi berhasil dan berkah. Menjual sebagian saham usaha Anda adalah suatu hal yang diperbolehkan, dan caranya adalah: Anda tentukan (sepakati dengan calon pembeli) jumlah nilai aset dan seluruh kekayaan unit usaha yang telah Anda rintis, lalu dari nilai yang disepakati, Anda bisa menentukan harga jual saham yang Anda tawarkan kepada kawan Anda.

Adapun biaya operasional yang sudah Anda keluarkan selama ini, maka itu bisa diakomodir pada nilai jual unit usaha yang Anda rintis. Asalkan semua dijelaskan dengan transparan kepada calon pembeli, insya Allah, tidak masalah.

Wassalamu 'alaikum.

Dijawab oleh Ustadz Dr. Muhammad Arifin Badri
Artikel www.PengusahaMuslim.com

Mengkritisi Para Praktisi Ekonomi Syariah (Seri 2)

Kritikan kedua: konsep ekonomi Qarun

Perhatian para praktisi ekonomi konvensional atau syariat, hingga saat ini, hanya terpusat pada upaya mewujudkan keuntungan, menghindarkan kerugian, dan memeratakan kesejahteraan. Bahkan, ada yang bermimpi untuk melawan ketentuan Allah ta'ala, yaitu dengan menghapuskan kemiskinan hingga 0%!

أَهُمْ يَقْسِمُونَ رَحْمَةَ رَبِّكَ نَحْنُ قَسَمْنَا بَيْنَهُم مَّعِيشَتَهُمْ فِي الْحَيَاةِ الدُّنْيَا وَرَفَعْنَا بَعْضَهُمْ فَوْقَ بَعْضٍ دَرَجَاتٍ لِيَتَّخِذَ بَعْضُهُم بَعْضًا سُخْرِيًّا وَرَحْمَتُ رَبِّكَ خَيْرٌ مِّمَّا يَجْمَعُونَ



"Apakah mereka yang membagi-bagi rahmat Rabbmu? Kami telah menentukan antara mereka, penghidupan mereka dalam kehidupan dunia, dan Kami telah meninggikan sebagian mereka atas sebagian yang lain beberapa derajat, agar sebagian mereka dapat mempergunakan sebagian yang lain. Dan rahmat Rabbmu lebih baik dari segala sesuatu yang mereka kumpulkan." (QS. Az-Zukhruf:32)

Banyak praktisi ekonomi syariat melalaikan hubungan rezeki dengan Allah ta'ala. Karenanya, betapa sering kita mendengar luapan kekecewaan hati mereka. Menurut mereka, Singapura, Inggris, dan berbagai negara kafir lainnya telah lebih dahulu menjadi pusat ekonomi Islam dibanding Indonesia. (http://majalahekonomisyariah.com/index.php/web/news/index/2/125320961)

Padahal, tidak dapat diragukan bahwa negara-negara tersebut jauh dari dasar utama ekonomi syariat Islam ini. Apalah gunanya keuntungan besar bila para pelaku ekonomi jauh dari pijakan dan dasar ini? Keuntungan besar dan kesuksesan bisnis di dunia tidak cukup sebagai bukti bahwa sistem yang diterapkan telah selaras dengan syariat Islam.

Keuntungan yang besar bisa saja dicapai oleh orang-orang yang tidak beriman kepada Allah ta'ala, dan bahkan menerapkan konsep yang nyata-nyata bertentangan dengan agama Islam.

Ingatlah, bagaimana kisah Qarun; simbol saudagar sukses, tetapi karena konsep ekonominya tidak didasari oleh keimanan kepada Allah, maka ia menanggung kebinasaan dunia-akhirat.

قَالَ إِنَّمَا أُوتِيتُهُ عَلَى عِلْمٍ عِندِي أَوَلَمْ يَعْلَمْ أَنَّ اللَّهَ قَدْ أَهْلَكَ مِن قَبْلِهِ مِنَ القُرُونِ مَنْ هُوَ أَشَدُّ مِنْهُ قُوَّةً وَأَكْثَرُ جَمْعًا وَلَا يُسْأَلُ عَن ذُنُوبِهِمُ الْمُجْرِمُونَ



"Qarun berkata, 'Sesungguhnya, aku mendapatkan harta kekayaan itu hanya karena kecerdasanku.' Dan apakah ia tidak mengetahui bahwasanya Allah sungguh telah membinasakan umat-umat sebelumnya yang lebih kuat daripadanya dan lebih banyak kumpulan hartanya?" (QS. Al-Qashash:78)

Keimanan ini adalah syarat utama agar suatu sistem atau konsep dapat dinyatakan sebagai "syariat Islam". Secara lahir, bisa saja dua amalan serupa, tetapi pada hakikatnya, dua amalan itu sangat berbeda. Simaklah hadits berikut,

عَنْ أَبِى مُوسَى - رضى الله عنه - قَالَ جَاءَ رَجُلٌ إِلَى النَّبِىِّ - صلى الله عليه وسلم - فَقَالَ الرَّجُلُ يُقَاتِلُ لِلْمَغْنَمِ ، وَالرَّجُلُ يُقَاتِلُ لِلذِّكْرِ ، وَالرَّجُلُ يُقَاتِلُ لِيُرَى مَكَانُهُ ، فَمَنْ فِى سَبِيلِ اللَّهِ قَالَ « مَنْ قَاتَلَ لِتَكُونَ كَلِمَةُ اللَّهِ هِىَ الْعُلْيَا فَهُوَ فِى سَبِيلِ اللَّهِ متفق عليه



Abu Musa radhiallahu 'anhu mengisahkan, "Ada seorang lelaki yang menemui Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam, lalu ia bertanya, 'Ada seseorang yang berjuang, hanya karena ingin mendapatkan harta rampasan perang. Ada lagi yang berjuang demi popularitas, dan ada pula yang berjuang agar orang lain menyaksikan keberaniannya di medan perang. Siapakah dari mereka yang disebut 'berjuang di jalan Allah'?'

(Menjawab pertanyaan ini), Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda, 'Barang siapa yang berjuang demi menjadikan hukum Allah menjadi berjaya, maka ialah pejuang di jalan Allah.'" (Muttafaqun 'alaih)

Saudaraku, akankan Anda masih silau dengan derasnya dana-dana dari Timur Tengah yang mengalir ke Singapura atau Australia, setelah membaca dalil-dalil di atas dan merenungkan kisah Qarun?

Masih layakkah bagi umat Islam, terlebih para pakar ekonomi Islam, untuk merasa silau dengan beberapa konsep negara kafir yang tampak serupa dengan syariat Islam?

Perkenankan saya bertanya, "Menurut Anda, apakah sama antara orang yang tidak mencuri karena tidak memiliki kesempatan dengan orang yang tidak mencuri karena takut kepada Allah?"

Kritikan ketiga: penyebab kerugian usaha

Sepanjang sejarah, dunia usaha senantiasa dihiasi dengan kisah-kisah unik seputar keuntungan dan kerugian. Dua kenyataan--manis dan pahit--ini selalu bersandingan dan tidak pernah bisa dipisahkan. Kerugian usaha memiliki banyak faktor penyebab, dimulai dari kesalahan manusia, musibah, hingga dosa para pelaku usaha.

Gambaran mudah hubungan antara kerugian dengan dunia usaha, bagaikan seorang pengendara kendaraan dengan berbagai kecelakaan yang ia alami. Ia bisa saja mengalami kecelakaan, karena faktor kesalahannya, kerusakan pada kendaraan, atau kerusakan pada jalan. Tidak jarang pula, kecelakaan terjadi karena murni atas kekuasaan Allah, untuk menguji kadar keimanan pengendara kendaraan.

Karena itu, tidak perlu Anda berkecil hati bila suatu saat Anda mengalami kerugian usaha, padahal Anda rajin beribadah dan sepenuhnya menjalankan syariat Islam dalam perniagaan Anda.

Pada suatu hari, sahabat Abu Sa'id Al-Khudri radhiallahu 'anhu bertanya kepada Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam,

يَا رَسُولَ اللَّهِ أَىُّ النَّاسِ أَشَدُّ بَلاَءً؟ قَالَ: الأَنْبِيَاءُ . قُلْتُ: يَا رَسُولَ اللَّهِ ثُمَّ مَنْ؟ قَالَ: ثُمَّ الصَّالِحُونَ، إِنْ كَانَ أَحَدُهُمْ لَيُبْتَلَى بِالْفَقْرِ، حَتَّى مَا يَجِدُ أَحَدُهُمْ إِلاَّ الْعَبَاءَةَ يُحَوِّيهَا، وَإِنْ كَانَ أَحَدُهُمْ لَيَفْرَحُ بِالْبَلاَءِ كَمَا يَفْرَحُ أَحَدُكُمْ بِالرَّخَاءِ. رواه أحمد وابن ماجة وصححه الألباني



"Wahai Rasulullah, siapakah orang yang paling berat ujiannya?" Beliau menjawab, "Para nabi." Kembali, Abu Sa'id bertanya, "Wahai Rasulullah, selanjutnya siapa?" Beliau kembali menjawab, "Orang-orang saleh, ada dari mereka yang dicoba dengan kemiskinan, sampai-sampai ia tidak memiliki harta kekayaan kecuali baju yang melekat di badannya. Dan sungguh, ia berbahagia dengan kemiskinan yang ia melilitnya, layaknya engkau berbahagia dengan kelapangan (kemakmuran)." (HR. Ahmad dan Ibnu Majah; oleh Al-Albani dinyatakan sebagai hadits sahih)

Muhammad bin Sirin adalah seorang ulama besar yang berprofesi sebagai seorang saudagar. Akan tetapi, pada akhir hayatnya, beliau ditimpa pailit dan terlilit utang sebesar tiga puluh ribu dirham, sehingga beliau pun dipenjara. Beliau baru dapat terbebas dari penjara setelah salah seorang putranya, yang bernama Abdullah, melunasi utangnya.

Yang unik dan layak menjadi pelajaran dari kisah beliau, adalah pengakuannya tentang penyebab beliau ditimpa kerugian dan musibah ini. Beliau berkata, "Sesungguhnya, aku tahu penyebab diriku dililit utang, yaitu ucapanku kepada seseorang ketika 40 tahun silam, 'Wahai orang pailit...'" Tatkala kisah pengakuan ini sampai ke telinga Abu Sulaiman Ad-Darani, ia berkata, "Dosa-dosa mereka itu begitu sedikit, sehingga mereka mengetahui dari mana mereka ditimpa petaka. Sedangkan kita, dosa kita begitu banyak maka tidak heran bila kita tidak tahu, dosa manakah yang menyebabkan kita ditimpa musibah." (Hilyatul Auliya', 2:271, oleh Abu Nu'aim Al-Ashbahani)

Oleh karena itu, sudah sepantasnya bila para praktisi ekonomi Islam benar-benar mengembalikan urusan rezeki kepada Allah, sehingga kebahagian hidup yang merupakan cita-cita setiap umat Islam dapat tercapai, walau mungkin saja, urusan rezeki mereka kadang seret. Tidak sepantasnya, kebahagian dan kedamaian hidup umat Islam digantungkan sepenuhnya dengan urusan harta benda. Akan tetapi, sepantasnya digantungkan dengan Allah ta'ala. Bila Anda puas dengan karunia Allah maka kebahagian hidup pun menjadi milik Anda.

(إن اللَّهَ تَبَارَكَ وَتَعَالَى يبتلي عَبْدَهُ بِمَا أَعْطَاهُ فَمَنْ رضي بِمَا قَسَمَ الله عز وجل له بَارَكَ الله له فيه وَوَسَّعَهُ وَمَنْ لم يَرْضَ لم يُبَارِكْ له ولم يزده على ما كتب له (رواه أحمد والبيهقي وصححه الألباني



"Sesungguhnya, Allah yang Mahaluas karunia-Nya lagi Mahatinggi akan menguji setiap hamba-Nya dengan rezeki yang telah Ia berikan kepadanya. Barang siapa yang ridha dengan pembagian Allah 'Azza wa Jalla maka Allah akan memberkahi dan melapangkan rezeki tersebut untuknya. Barang siapa yang tidak ridha (tidak puas), niscaya rezekinya tidak akan diberkahi." (HR. Imam Ahmad; dinilai sahih oleh Al-Albani)

Sebaliknya, bila Anda berlari mengejar ambisi dan keserakahan dunia, niscaya Anda tidak akan pernah mengenyam kebahagian hidup, walau hanya sekejap mata.

(تَعِسَ عبد الدِّينَارِ وَعَبْدُ الدِّرْهَمِ وَعَبْدُ الْخَمِيصَةِ إن أُعْطِيَ رضي وَإِنْ لم يُعْطَ سَخِطَ تَعِسَ وَانْتَكَسَ وإذا شِيكَ فلا انْتَقَشَ (رواه البخاري



"Semoga pemuja dinar, dirham, dan baju sutra (pemuja harta kekayaan, pent.) menjadi sengsara! Bila diberi, ia merasa senang, dan bila tidak diberi, ia menjadi benci. Semoga ia menjadi sengsara dan semakin sengsara (bak jatuh tertimpa tangga pula), dan bila ia tertusuk duri, semoga tiada yang kuasa mencabut duri itu darinya." (HR. Bukhari)

Kritikan keempat: pembelanjaan harta

Saya tidak meragukan bahwa metode menghasilkan kekayaan dan keuntungan yang selaras dengan syariat Allah adalah bagian dari prinsip ekonomi Islam. Akan tetapi, itu hanyalah separuh dari syariat Islam dan belum seutuhnya, karena syariat Islam juga mengatur metode pembelanjaan harta kekayaan yang berhasil diperoleh.

Bisa saja Anda mendapatkan harta kekayaan dari jalur-jalur yang halal, namun karena salah membelanjakannya maka Anda tidak layak untuk menyandang predikat "ekonom muslim". Predikat "ekonom muslim" hanya dapat disandang oleh orang yang berhasil meraup keuntungan dari jalan-jalan yang halal, dan selanjutnya membelanjakannya dengan cara yang halal dan pada jalan yang halal.

Karenanya, dalam urusan ekonomi, Islam mengajarkan prinsip: dari mana engkau mendapatkan dan ke mana engkau belanjakan. Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda,

(لاَ تَزُولُ قَدَمَا عَبْدٍ يَوْمَ الْقِيَامَةِ حَتَّى يُسْأَلَ عَنْ عُمْرِهِ فِيمَا أَفْنَاهُ وَعَنْ عِلْمِهِ فِيمَا فَعَلَ وَعَنْ مَالِهِ مِنْ أَيْنَ اكْتَسَبَهُ وَفِيمَا أَنْفَقَهُ وَعَنْ جِسْمِهِ فِيمَا أَبْلاَهُ (رواه الترمذي وصححه الألباني



"Kelak, di hari kiamat, tidaklah kedua kaki setiap hamba dapat bergeser hingga ia mempertanggungjawabkan empat hal: tentang umurnya, untuk urusan apa ia habiskan; ilmunya, amalan yang ia lakukan dengannya; harta kekayaannya, asal-muasal ia mendapatkannya dan pembelanjaan yang dia lakukan dengannya; raganya, untuk urusan apa ia gunakan." (HR. At-Tirmidzi; oleh Al-Albani dinilai sebagai hadits sahih)

Hadits ini mengantarkan kita kepada satu kesimpulan besar: Ekonomi Islam hanya bisa diterapkan dan dimiliki oleh umat Islam. Dasar dari kesimpulan ini ialah karena orang-orang kafir atau negara kafir tidak mungkin mengindahkan syariat Islam dalam hal pembelanjaan harta kekayaan.

Dengan demikian, tidak sepantasnya bila umat Islam--dan para pakar ekonomi Islam secara khusus--hanya mencurahkan perhatian pada metode meraup keuntungan. Sudah saatnya pula, kita semua menggalakkan dan menyeru masyarakat Islam secara luas untuk mengindahkah syariat Islam dalam hal pembelanjaan harta kekayaan.

Bagaimana dengan diri Anda, Saudaraku? Sudahkah Anda mengindahkan syariat Allah dalam perekonomian? Dari mana Anda mendapatkan kekayaan dan ke mana Anda membelanjakannya?

Penutup

Saudaraku, apakah Anda mendampakan perekonomian umat tegak berdiri di atas syariat Islam? Menurut Anda, kapankah impian Anda ini dapat terwujud?

Tidak perlu khawatir, Saudaraku. Impian Anda mudah terwujud dan segera terwujud, insya Allah, bila Anda telah memulainya. Tiada perlunya Anda menanti orang lain yang memulai. Akan tetapi, Andalah yang sepantasnya menjadi pejuang terdepan. Dengan demikian, saudara-saudara Anda yang lainnya akan segera menyusul langkah Anda. Semoga paparan singkat ini bermanfaat bagi Anda, dan saya mohon maaf atas kekurangan dan kesalahan. Wallahu a'lam bish-shawab.



Artikel www.PengusahaMuslim.com

Mengkritisi Para Praktisi Ekonomi Syariah (Seri 1)

Alhamdulillah, shalawat dan salam semoga senantiasa dimpahkan kepada Nabi Muhammad, keluarga dan sahabatnya.

Bersama berjalannya waktu, kesadaran umat Islam akan pentingnya kembali kepada pangkuan agama mereka semakin terasa kuat dan membulat. Demikianlah dinamika kehidupan umat Islam sepanjang sejarah. Pasang surut ini selaras dengan pasang surut iman dan ketakwaan mereka.

Sebagaimana yang Anda rasakan, dalam beberapa kesempatan dan keadaan, Anda merasakan iman Anda bertambah, dan di lain kesempatan, Anda merasa iman Anda menurun dan mungkin juga loyo.

عن عبد الله بن عمرو بن العاص رضي الله عنهما قال : قال رسول الله صلى الله عليه وسلم : (إِنَّ الإِيْمَانَ لَيَخْلَقُ فِى جَوْفِ أَحَدِكُمْ كَمَا يَخْلَقُ الثَّوْبُ الْخَلِقُ فَاسْأَلُوا الله أَنْ يُجَدِّدَ الإِيْمَانَ فِى قُلُوبِكُم) .رواه الطبراني والحاكم

Sahabat Abdullah bin Amer bin Al-'Ash –semoga Allah meridhai keduanya-, mengisahkan, Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda, "Sungguh, iman itu dapat usang sebagaimana pakaian dapat menjadi usang. Karenanya mohonlah selalu kepada Allah agar memperbaharui iman yang ada dalam jiwamu." Riwayat Ath-Thabrani dan Al-Hakim.

Sejarah perjalanan umat Islam di negeri kita adalah salah satu buktinya. Seruan untuk menjadikan syariat Islam sebagai asas kehidupan dalam segala aspeknya terus bergemuruh dan menguat. Tidak heran bila saat ini segala yang berembel-embel islam atau syariat diminati dan bahkan laku dijual ke masyarakat. Dimulai dari partai Islam, sekolah Islam, dan lain sebagainya.

Di antara sektor yang menggeliat dengan kuat ialah sektor perekonomian. Karenanya, sudah menjadi pemandangan lumrah bagi Anda perbankan syariah, asuransi syariah, pegadaian syariah dan lain sebagainya. Sebagaimana Anda juga sering mendengar berbagai istilah yang biasa digunakan oleh para ulama ahli fikih, semisal: mudharabah, ijarah, syarikah, riba, istishna' dan lain sebagainya.

Perjuangan Menerapkan Ekonomi Syariah

Upaya dan perjuangan anak manusia di setiap masa, pastilah pantas untuk dikritisi, dengan demikian kesempurnaan dan keberhasilan segera dapat diwujudkan. Sikap kritis bertujuan untuk meneruskan keberhasilan dan memangkas kekurangan dan kesalahan.

(كُلُّ ابنِ آدَمَ خَطَّاءُ وَخَيْرُ الخَطَّائِينَ التَّوَّابُونَ. (رواه أحمد والترمذي وابن ماجة وصححه الحاكم

“Setiap anak Adam sering melakukan kesalahan, dan sebaik-baik orang yang bersalah adalah orang yang bertaubat (kembali kepada kebenaran).” Riwayat Ahmad, At-Tirmizy, Ibnu Majah, dan oleh Al-Albani dinyatakan sebagai hadits hasan.

Sudah sepantasnya bila kita sebagai umat Islam senantiasa bersama-sama mengkritisi perjuangan kita dalam menerapkan syariat Allat Ta'ala yang kita cintai.

Melalaui tulisan sederhana ini saya berusaha memberikan andil dalam meluruskan dan mengoreksi upaya penerapan syariat Islam dalam perekonomian umat. Menurut pengamatan saya terhadap fakta perkembangan ekonomi syariah yang berjalan di masyarakat, terdapat beberapa hal yang menjadikan penerapan ekonomi syariah berjalan di tempat.

Kritikan Pertama: Dominasi Sektor Keuangan

Saudaraku! Bila Anda bertanya kepada masyarakat luas tentang: Apa yang pertama kali terbayang di benak Anda setiap kali mendengar kata: ekonomi syariah?

Maka, biasanya yang terbetik pertama kali di benak kebanyakan dari mereka tentang ekonomi Islam ialah perbankan Islam, asuransi Islam, dan kalaupun melebar, ya tidak jauh-jauh dari seputar masalah zakat, wakaf dan yang semisal.

Tidak heran bila berbagai praktisi ekonomi syariat membuat pernyataan bahwa kadar ekonomi syariat di negeri kita hanya berkisar pada hitungan 2 % dari total ekonomi nasional. Perhitungan ini hanyalah berdasarkan pada jumlah dana masyarakat yang dikelola oleh perbankan syariat. Mereka melupakan berbagai praktik ekonomi syariat di pasar tradisional, pertanian, industri dan lainnya.

Gambaran sempit tentang ekonomi Islam yang ada di benak kebanyakan umat Islam ini, mungkin salah satu alasan yang menjadikan perhatian para praktisi ekonomi Islam saat ini hanya berkutat pada dunia perbankan atau sektor finansial.

Padahal sejatinya ekonomi Islam bukan hanya sektor finansial, akan tetapi juga mencakup sektor industri, perdagangan dan berbagai sektor riil lainnya. Dan bila Anda renungkan, niscaya Anda dapatkan bahwa sektor finansial senantiasa bergantung pada sektor-sektor riil. Bila demikian adanya, berbagai perjuangan dan upaya yang dicurahkan hanya akan menemui jalan buntu. Sebab, sektor keuangan seringnya tidak dan bahkan kadang kala tidak dibenarkan untuk terjun langsung ke sektor riil atau bisnis praktis yang dapat menghasilkan keuntungan halal.

Hal ini dikarenakan uang yang merupakan faktor utama sektor finansial, adalah alat untuk menjalankan roda ekonomi dan bukan sebagai objek perekonomian. Objek sejati perekonomian ialah barang atau jasa, yang selanjutnya dinilai dengan uang, dan bukan uang dinilai dengan uang.

Bila uang yang notabene adalah alat transaksi dan niaga dijadikan sebagai objek utama niaga, maka yang terjadi adalah riba, berbagai tindak spekulasi dan berbagai kekacaun.

Tidak heran bila berbagai kalangan mengkhawatirkan terjadinya over likuidasi pada sektor keuangan syariat yang ada. Di mana dana pihak ketiga mengalir begitu deras, akan tetapi sektor keuangan syariat tidak kuasa menyalurkannya kepada sektor riil. (Majalah MODAL edisi 19/II-MEI 2004, hal 25.)

Kekhawatiran ini cukup mendasar, sebab keuntungan yang didapat oleh kebanyakan sektor keuangan syariat saat hanyalah melalui penyaluran dana, dan bukan dari hasil niaga nyata.

Bila demikian, sudah sepantasnya saatnya para praktisi ekonomi Islam untuk memusatkan perhatian dan perjuangan mereka pada sektor industri, perniagaan praktis dan yang semisial. Dengan demikian, mereka benar-benar menghasilkan keuntungan dari perniagaan nyata dan bukan dari mempertukarkan uang dengan uang?

Artikel www.PengusahaMuslim.com

Perubahan Pada Tubuh Ibu Hamil Selama 0-12 Minggu(Trimester I)

Perubahan Tubuh Ibu Hamil di Trimester I kehamilannya.Pada bulan-bulan pertama kehamilan anda, mungkin tidak akan banyak orang yang mengerti bila anda sedang hamil,tapi sesungguhnya tubuh anda secara aktif bekerja untuk menyesuaikan bagi proses kehamilan ini.

Pada bulan-bulan pertama kehamilan anda, mungkin tidak akan banyak orang yang mengerti bila anda sedang hamil, karena belum terlihat perubahan yang nyata pada tubuh anda. Tapi sesungguhnya tubuh anda secara aktif bekerja untuk menyesuaikan secara fisik dan emosional bagi proses kehamilan ini.

Beberapa perubahan pada tubuh ibu hamil di trimester pertama ( 0 – 12 minggu) kehamilan :

* PEMBESARAN PAYUDARA
Payudara akan membesar dan kencang, ini karena pada awal pembuahan terjadi peningkatan hormone kehamilan yang menimbulkan pelebaran pembuluh darah dan memberi nutrisi pada jaringan payudara. Anda mungkin akan merasa BH atau bra anda terasa sesak dan tak nyaman lagi, sebaiknya anda mempersiapkan bra baru yang sesuai dengan ukuran baru ini untuk memberi kenyamanan dan dapat menyokong payudara anda. Tapi jangan buang yang lama, anda dapat menyimpannya karena payudara akan kembali ke ukuran sebelum anda hamil setelah anda berhenti menyusui nanti.
Dalam 3 bulan pertama ini, anda akan melihat juga daerah sekitar putting dan putting susu anda akan bewarna lebih gelap, dan karena terjadi peningkatan persediaan darah keseluruh tubuh maka daerah sekitar payudara akan tampak bayangan pembuluh-pembuluh vena dibawah kulit payudara anda.

* SERING BUANG AIR KECIL
Anda akan merasa lebih sering ingin buang air kecil, ini karena adanya pertumbuhan rahim yang menekan kandung kencing anda dan perubahan hormonal. Ingat jangan mengurangi pemasukan cairan / minum anda untuk mengatasi problem ini karena anda butuh cairan lebih pada saat hamil ini.Dan tetap jaga kebersihan anda.

* KONSTIPASI
Anda mungkin akan merasa kesulitan untuk buang air besar, hal ini karena peningkatan hormone progesterone yang menyebabkan relaksasi otot sehingga usus kurang efisien, juga Tablet Zat Besi (iron) yang diberikan oleh dokter biasanya memyebabkan masalah konstipasi ini selain itu zat besi tablet akan menyebabkan warna feses anda kehitaman, jangan kuatir.
Atasilah dengan banyak minum air, makanan yang berserat tinggi (sayuran dan buahan) serta olahraga.

* MORNING SICKNESS (MUAL MUNTAH)
Laporan menunjukkan bahwa separuh dari wanita hamil mengalami mual dan mulai pada bulan ke dua. Mual terhadap makanan tertentu, bahkan hanya karena mencium bau makanan tertentu saja. Hal ini karena adanya peningkatan hormonal.
Atasilah dengan makan dalam jumlah sedikit tapi sering, jangan makan dalam jumlah atau porsi besar hanya membuat anda mual.
Anda tak perlu kuatir kalau bayi anda tak cukup nutrisi. Di awal kehamilan ini kebanyakan wanita hamil hanya sedikit saja meningkat berat badannya dan ini tidak mempengaruhi perkembangan bayi anda.
Dan jangan kuatir biasanya keluhan mual-muntah akan menghilang pada akhir trimester pertama.

Hubungi dokter anda bila mual-muntah menjadi sangat hebat, sehingga anda tidak dapat makan atau minum apapun juga dan dapat menimbulkan kekurangan cairan/dehidrasi. (Hiperemesis gravidarum).

* MERASA LELAH
Anda akan merasa lelah, hal ini karena tubuh anda bekerja secara aktif untuk menyesuaikan secara fisik dan emosional untuk kehamilan ini. Juga peningkatan hormonal dapat mempengaruhi pola tidur anda. Carilah waktu untuk beristirahat sedapat mungkin.

* SAKIT KEPALA
Anda mungkin akan merasa sakit kepala yang lebih sering daripada biasa, hal ini mungkin karena rasa mual, kelelahan, lapar, tekanan darah rendah, dan dapat juga karena perasaan tegang atau bahkan depresi.
Atasilah dengan beristirahat, dan makanan dengan makan sedikit tapi sering biasanya dapat menolong, relaks. Bila sakit kepala semakin terasa berat secepatnya hubungi dokter anda. (pada kehamilan lanjut sakit kepala dapat menjadi tanda pre-eklampsia , yang biasanya disertai dengan peningkatan tekanan darah dan kaki-tangan bengkak)

* PUSING
Merasa pusing sering pada awal kehamilan hal ini karena adanya peningkatan tuntutan darah ke tubuh sehingga sewaktu anda berubah posisi dari tidur atau duduk ke posisi berdiri secara tiba-tiba, system sirkulasi darah kesulitan untuk beradaptasi.
Bila rasa pusing tetap timbul ketika anda sedang duduk, ini biasanya karena menurunnya level gula darah anda. Makanlah sedikit- sedikit tapi sering.
Bila anda sering merasa seperti ingin pingsan periksalah ke dokter anda kemungkinan anda anemia.

* KRAM PERUT
Pada trimester awal ini, anda mungkin mengalami kram perut atau kram seperti menstruasi atau rasa sakit seperti ditusuk yang timbul sebentar dan tidak menetap. Hal ini sering terjadi dan kemungkinan karena adanya pertumbuhan dan pembesaran dari rahim dimana otot dan ligament merenggang untuk menyokong rahim.

Yang harus diingat apabila kram perut yang timbul disertai perdarahan vagina, hubungi dokter anda segera, karena kedua tanda ini berhubungan dengan keguguran.

* MELUDAH
Jangan merasa malu bila anda merasa air ludah anda menjadi agak berlebih, hal ini biasa terjadi pada kehamilan biasanya pada ibu hamil yang mengalami morning sickness. Ini biasanya timbul pada trimester pertama tapi jarang terjadi.
Atasi dengan sikat gigi atau kocok mulut atau isap permen yang mengandung mint.
Mint dipercaya dapat mngurangi air ludah.

* EMOSIONAL
Pada trimester awal kehamilan ini juga terjadi mempengaruhi emosional menjadi tak stabil, hal ini karena adanya perubahan hormon dan juga rasa tanggung jawab baru sebagai seorang calon ibu.
Atasi : cobalah untuk mencari waktu untuk diri anda sendiri, bicarakanlah perasaan anda kepada orang terdekat atau dokter anda.
Dan untungnya, Tubuh pada akhirnya secara bertahap dapat beradaptasi terhadap perubahan hormonal ini sehingga membuat hidup lebih indah buat anda.

* PENINGKATAN BERAT BADAN
Pada akhir trimester pertama ini anda akan kesulitan untuk memasang kancing rok/celana panjang anda. Hal ini bukan berarti adanya peningkatan berat badan yang banyak tapi karena rahim anda berkembang dan memerlukan ruang dan ini semua karena pengaruh dari hormone estrogen yang menyebabkan pembesaran rahim dan hormone progesterone yang menyebabkan tubuh menahan air.

Jumat, 11 Maret 2011

KELADI TIKUS ATASI KANKER PAYUDARA

KELADI TIKUS ATASI KANKER PAYUDARA
Orang banyak mengenal keladi sebagai umbi talas yang bisa menjadi salah satu bahan untuk makanan. Jenisnya pun berbeda-beda. Di Papua, talas menjadi bahan makanan pokok. Namun, keladi tikus berbeda lagi dari yang biasa. Keladi tikus lebih banyak dijadikan bahan untuk obat tradisional.Keladi tikus (typhonium flagiliforme) mulai banyak dan semakin dikenal sebagai bahan untuk obat pembasmi kanker payudara. Di sebut keladi tikus karena ukurannya kecil daripada keladi biasa. Terna menahun ini berukuran tinggi 10 sampai 45 centimeter. Bagian yang lebih mirip binatang tikus adalah mahkota bunganya yang berwarna putih, berbentuk panjang kecil, mirip ekor tikus.

Tanaman berbatang basah ini banyak tumbuh di tempat terbuka pada ketinggian 1.000 meter di atas permukaan laut. Daun tunggalnya muncul dari umbi. Bentuk daunnya bulat denga n ujung meruncing berbentuk jantung. Warnanya hijau segar. Umbi keladi tikus ini berbentuk bulat rata sebesar buah pala. Bagian dalam maupun luar umbi berwarna putih. Untuk perkembangbiakannya, bisa menggunakan umbinya atau anakan yang tumbuh dari umbi tersebut. Pada musim kemarau, batangnya menghilang. Sedangkan pada musim hujan, umbuhan ini muncul lagi di atas permukaan tanah dari umbi yang terpendam di dalam tanah.

Menurut Potopoy Pasau yang banyak menggunakan keladi tikus sebagai obat tradisional, tanaman ini tak berdaun di musim panas seperti sekarang ini. Karena itu, ia merasa kesulitan menemukannya. Ia mengaku, untuk obat tradisional, ia tak mengembangbiakan sendiri, melainkan mencari di tempat-tempat tumbuhnya keladi tikus ini. ''Keladi tikus lebih banyak digunakan untuk pengobatan kanker, khususnya kanker payudara.
Bagian yang digunakan adalah seluruh tanamannya, baik daun, hingga ke umbinya. Semuanya digerus dan ditambah air sedikit. Air sari ngannya itu yang diminum rutin,'' ujar Patopoy. Tanaman ini terasa hangat, asam, dan beracun. Keladi tikus berkhasiat sebagai antiradang, antipembengkakan, dan dapat membekukan darah atau mengurangi pendarahan.

Karena mengandung racun, keladi tikus bisa menimbulkan gatal pada tenggorokan, mulut, dan kulit. Untuk mengatasi racun tersebut, perlu perlakuan khusus seperti mencucinya dalam air mengalir. Selain itu, bisa juga ditambahkan madu untuk menghilangkan gatal di mulut. Keladi yang punya nama laoshu yu (Tionghoa) itu ternyata sudah banyak digunakan dan dibuat dalam obat paten. Obat itu dibentuk dalam tablet. Hanya saja, untuk penyakit yang parah, konsultasi ke dokter tetap dianjurkan. Untuk pemakaian luar, seluruh tanaman keladi tikus dicampur beberapa bahan lain, dihaluskan dan ditempelkan pada bagian yang sakit. Sedangkan, untuk pemakaian dalam, sebanyak 50 gram keladi tikus dam bahan lainnya dihaluskan, ditambah air matang, disaring dan diminum.

Beberapa penyakit bisa diatasi dengan pengobatan luar dengan keladi tikus. Contohnya saja, pertolongan pertama untuk gigitan lipan atau ular, radang kulit (pyoderma), bisul (furunculus), tumor yang berasal dari pembuluh darah (hemangioma), luka, borok, koreng, dan patek (frambusia). Penyakit yang bisa diatasi lewat pemakaian dalam antara lain kanker payudara. Untuk penyakit ini, digunakan seluruh bagian tanaman keladi tikus, dihaluskan dan ditambah 40 cc air matang, lalu disaring. Bisa ditambahkan madu ke dalamnya. Diamkan selama 30 menit sebelum makan. Larutan itu diminum rutin tiga kali sehari. Hanya saja, bagi penderita gangguan lambung, larutan ini diminum setelah makan. (wed)

Sumber: Republika online, Selasa, 12 Agustus 2003.